Majene – Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) STAIN Majene kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan kompetensi santri melalui penyelenggaraan English Camp 2026 di Pondok Pesantren Darul Mahfudz Lekopa'dis pada 18–21 Mei 2026. Mengusung tema "Explore, Express, Excel", kegiatan ini diikuti oleh 65 santri kelas IX dan XII bersama pengurus OSIM dan ISMA. Selama empat hari, peserta mengikuti berbagai aktivitas pembelajaran yang memadukan penguasaan bahasa Inggris, penguatan karakter, kepemimpinan, dan kolaborasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menjadi salah satu wujud kontribusi Prodi TBI STAIN Majene dalam mendukung lahirnya santri yang unggul, percaya diri, serta memiliki kompetensi yang mampu bersaing di tingkat global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh pihak Pondok Pesantren Darul Mahfudz Lekopa'dis bersama sivitas akademika Prodi Tadris Bahasa Inggris STAIN Majene. Pada kesempatan tersebut, Ketua Program Studi Tadris Bahasa Inggris, Achmad Taqlidul Chair Fachruddin, M.Pd., menyampaikan materi inspiratif bertajuk Why English Matters. Beliau menegaskan bahwa kemampuan berbahasa Inggris merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki generasi muda untuk membuka akses terhadap ilmu pengetahuan, teknologi, dan jejaring internasional. Semangat tersebut kemudian diwujudkan melalui berbagai kegiatan interaktif, seperti Grouping Session, Vocabulary Hunter, Movie Session, Fun English Games, Public Speaking Training, Storytelling Workshop, hingga English Talent Show, yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan berkomunikasi secara aktif sekaligus menumbuhkan keberanian peserta dalam menggunakan bahasa Inggris.
Peserta juga mengikuti Leadership and Communication Workshop, Creative Presentation Competition, serta berbagai permainan Team Building yang melatih kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kepemimpinan, dan kerja sama. Selain itu, kegiatan Pohon Harapan menjadi ruang refleksi bagi para santri untuk menuliskan cita-cita dan motivasi mereka dalam mempelajari bahasa Inggris sebagai bekal menghadapi masa depan. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan Campfire Night and Friendship Session yang mempererat kebersamaan antara peserta, mentor, dosen, dan mahasiswa melalui refleksi, pemberian motivasi, serta pengumuman para pemenang berbagai kompetisi.
Kegiatan English Camp 2026 diakhiri dengan Awarding and Closing Ceremony yang memberikan penghargaan kepada kelompok terbaik, peserta terbaik, dan para pemenang setiap perlombaan. Melalui kegiatan ini, Prodi Tadris Bahasa Inggris STAIN Majene berharap para santri tidak hanya mengalami peningkatan kemampuan berbahasa Inggris, tetapi juga memiliki keberanian untuk mengeksplorasi potensi diri (explore), mampu mengekspresikan gagasan secara efektif (express), dan terus mengembangkan prestasi (excel). Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi bekal dalam mencetak generasi santri yang berdaya saing global, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal.